Study Tour Budaya Sman 2 Sidrap di Balla Lompoa Gowa dan Fort Rotterdam Makassar

images

Foto Bersama di depan rumah adat Balla Lompoa Gowa

Study Tour dilaksanakan hari Minggu – Senin,  12-13 Maret 2023 di Balla Lompoa Kab.Gowa dan Benteng Rotterdam Makassar. Peserta Study Tour berasal dari kelas XI Mipa 1,2,6,XI IPS 1, dan XI IPS 3. Peserta study tour terdiri dari siswa dan guru pendamping, setiap armada didampingi 2 guru tentunya tetap memperhatikan sisi keselamatan peserta study tour. Tujuan kegiatan ini untuk melihat situs cagar budaya yang ada di Sulawesi Selatan dan melihat kebesaran para pejuang dimasa lalu dalam mempertahankan wilayah dari penjajah. Ini mendukung pembelajaran Seni Budaya dan Muatan Lokal.

Balla Lompoa sebagai ikon kebesaran warga Gowa secara khusus dan Sulawesi Selatan secara umum. Disana kita melihat 2 bangunan yaitu bangunan Balla Lompoa yang sudah berumur diatas 50 tahun dimana dibangun oleh raja Gowa ke XXXV I Mangngi-Mangngi Daeng Mattutu Bangunan rumah kayu yang kedua adalah Istana Tamalate yang bisa menampung ribuan orang yang direplika  dimasa awal pemerintahan Bapak Syahrul Yasin Limpo sebagai Gubernur Sulawesi Selatan. Biasanya tempat ini dijadikan tempat kegiatan adat yang salah satunya adalah pembersihan pusaka, mahkota, dan alat milik kerajaan Gowa yang masih asli. Contoh salah satunya adalah Mahkota Raja yang memiliki berat emas 1,7 Kg emas. Selain itu juga koleksi yang kami lihat adalah Aksara Lontara Sulapa Appa yang dipakai secara umum yang diciptakan oleh seorang pejabat pemerintahan kerajaan Gowa yang bernama Daeng Pamattee dimasa raja Gowa ke -IX.  

Dihari ke dua siswa menuju ke Benteng Rotterdam yang menjadi museum pada tahun 1938 dengan masuk ke Museum Lagaligo sambil mendengarkan arahan pemandu berkeliling di Benteng yang modelnya seperti penyu ketika dilihat dari atas ketinggian. LA Galigo atai I La Galigo adalah sebuah karya sastra klasik dunia yang besar dan terkenal, bernilai kenyataan kultural dalam bentuk naskah tertulis berbahasa Bugis. Itu adalah tuntunan hidup masyarakat sulawesi selatan dimasa itu seperti sistem religi, ajaran kosmos, adat istiadat, pemerintahan tradisional, dll. Disana siswa melihat langsung bukti peninggalan sejarah berupa gedung, alat perang, literatur, bahkan lukisan karya Zaenal Beta penemu lukisan dari tanah yang sudah mendunia. Jumlah koleksi kurang lebih 5000 buah dengan geologika, Biologika, Etnografika, Arkeologika, Historika, Numismatika, Filogika, Keramologika, Senirupa, dan Tekhnologika.

Siswa bermalam di salah satu hotel di Makassar dan menyempatkan waktu pula jalan jalan di Mall di Makassar. Kepala UPT SMAN 2 SIDRAP Bapak Siswadi, S.Pd.I., M.Si yang juga ikut bersama rombongan di Makassar memantau secara aktif jalannnya kegiatan Study Tour Seni Budaya ini untuk memastikan semua berjalan sesuai rencana dan berjalan dengan lancar. Panitia kegiatan Bapak Jai Pajairi U, S.Pd dan Dyan Ayu Rasmi P, S.Pd  telah mengatur kepanitian termasuk melibatkan wali kelas dan guru pendamping untuk mengawasi siswa hingga memastikan siswa sudah tiba kembali di rumahnya masing-masing.


TAG

Dipost Oleh wakahumas

wakil kepala sekolah bidang humas

Tinggalkan Komentar