Kepala sekolah UPT SMAN 2 Sidrap Bapak Drs.H.Mursalim, M.Si menerima kunjungan Pengajar Praktik Guru Penggerak angkatan 3 kab.Sidrap, Pendampingan individu dilakukan oleh Bapak Mahluddin, S.Pd., M. Pd dilakukan kepada 2 (dua) Calon Guru Penggerak Syarifuddin, S.Pd., M.Pd dan Rahmat Ahmad, S.Pd., M.Pd. Materi coaching dimulai dengan melakukan coaching kepada teman sejawat yaitu Muhammad Idrus, S.Pd., M. pd dan Muhammad Ridwan, S.Pdl dimana memaparkan masalah dalam mengajar sesama teman sejawat dan bisa juga ke murid. Observasi proses praktek coaching model TIRTA ( Tujuan, Identifikasi, Rencana Aksi, dan Tanggung Jawab). Tujuan disini berbicara menyampaikan tujuan coaching. Identifikasi memberikan pertanyaan dan umpan balik yang mengarah pada identifikasi potensi coachee. Rencana Aksi memberikan pertanyaan pertanyaan dan umpan balik mengenai rencana aksi coachee dalam menyelesaikan permasalahannya. Tanggung Jawab memberikan pertanyaan pertanyaan dan umpan balik mengenai komitmen coachee dalam menjalankan rencana aksinya.
Dalam hadis mengatakan Tuntutlah ilmu sampai liang lahat, setiap anak lahir dengan fitrahnya masing masing nanti lingkungan yang akan mengubahnya begitulah coaching yang kami lakukan sejalan dengan konsep pendidikan Merdeka Belajar dimana menjadi intisari dari kekayaan Nusantara dan pemahaman agama kita masing masing yang ada di lndonesia.
Instrumen pengamatan pembelajaran dimulai dari pendahuluan yaitu motivasi murid, suasana belajar yang nyaman, menyampaikan tujuan, kompetensi, indikator, alokasi waktu dan skenario kegiatan pembelajaran. Kegiatan inti, penguasaan materi dan pengelolaan pembelajaran, kemampuan memfasilitasi pembelajaran, pelibatan peserta dalam pembelajaran, pemanfaatan media/sumber belajar dalam pembelajaran, pelaksanaan penilaian pembelajaran, penggunaan bahasa yang benar dan tepat dalam pembelajaran, dan praktek pembelajaran yang Berpihak pada murid


